Financial Information & Market Access Forum - 1705648707435
-
Setiap Jumat kita bahas Notasi, saham-saham yang ada aja problemnya.
Kali ini, kita bahas $HKMU
HKMU ini saham rasa crypto, karena desentralisasi, nggak ada pengendalinya. 99% dimiliki oleh publik. Jumlah pemegang sahamnya ada sekitar 14.000-an pihak. Kalau dirata-rata, berarti per investor tuh punya 2.000-an lot saham HKMU. (ya ini hanya angka gimmick aja dengan membagi 14.000-an dengan jumlah lembar saham HKMU)
Menariknya, masalah HKMU sudah terjadi sejak 1 tahun setelah IPO, yakni pada 2019-an. Waktu itu di Oktober 2019, tiba-tiba nama Hyamn Sukses Abadi melakukan aksi beli sekitar 2 miliar lembar saham HKMU setara 65 persen kepemilikan. Ada yang aneh dengan transaksi ini?
Ya anehlah, itu dari awal memang harusnya jatah kepemilikan si Hyamns Sukses Abadi. Tapi, kok baru beli lagi di Oktober 2019, ya jawabannya ini saham direpoin makanya sempat beralih kepemilikan.
Di 2019 ini lah pengendali pelan-pelan keluar dari saham ini, terlepas ada masalah PKPU di anak usaha dan dijamin oleh Ngasidjo si pengendali.
Nah, kalau dilihat dari awal, sejak IPO, fundamental HKMU ini memang ada masalah besar. Dan hal itu tertutupi oleh kinerja pendapatan dan laba bersih yang oke
Kira-kira ada masalah apa yang bikin puncaknya anak usaha pailit dan pengendali cabut di 2022? simak selengkapnya di sini: https://www.mikirduit.com/kisah-hkmu-saham-yang-dikuasai-oleh-investor-ritel/
$IHSG