[Flash Focus] : Fokus Pertambangan Mineral, Saham INDY Naik
-
Emiten pertambangan, $INDY telah mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar US$104,9 juta atau sekitar Rp1.6 triliun Per September 2023.
Sebesar US$81.2 juta atau 77% dari total capex diarahkan ke bisnis non-batu bara yaitu untuk pengembangan bisnis mineral, kendaraan listrik, dan solusi berbasis alam.
Sekedar informasi, capex untuk bisnis non-batu bara mencakup proyek Awakmas di Indika Minerals sebesar US$54.4 juta, Ilectra Motor Group US$6.6 juta, dan Indika Nature US$9.5 juta.
Sisanya, untuk pengembangan bisnis batu bara, termasuk Indika Indonesia Resources sebesar US$13.2 juta dan Kideco US$9.6 juta.
Jelang penutupan sesi I, saham $INDY melesat 3.75% sentuh ke level Rp1,660 per saham.