[Flash Focus] : Proyeksi Turun, Laba KLBF Tergerus
-
Didominasi oleh penjualan obat di dalam negeri, pendapatan emiten farmasi $KLBF meningkat 6.5% yoy menjadi Rp22.6 triliun per Sept 2023.
Namun, adanya penyisihan persediaan usang serta rugi selisih kurs menekan laba bersih perseroan di periode ini menjadi Rp2.1 triliun, tertekan 16.9% yoy.
Perseroan juga menurunkan target kinerja tahun ini di kisaran 8%-10% hingga akhir Desember 2023.
Saham $KLBF terpantau melemah 4.7% pada sesi II perdagangan Selasa (31/10) ke level Rp1,625/saham.