BUMI-14/Oct/2022 20:46:28
-
$BUMI Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban pernah mengatakan utang Lapindo per 31 Desember 2020 mencapai Rp 2 triliun lebih atau tepatnya Rp 2,233,941,033,474. Jumlah itu termasuk pokok, bunga, dan denda yang harus dibayar.
Sudah jatuh tempo berikut bunga dan denda itu sekarang harusnya sudah di atas Rp 2 triliun. Semakin lama dendanya akan kami hitung, kata Rio dalam bincang bareng DJKN secara virtual, Jumat (28/1/2022).
Rio menyebut pihak Lapindo sudah meminta agar aset yang bersangkutan disita untuk melunasi utangnya. Meski begitu, pihaknya lebih memilih agar pembayaran utang dilakukan secara tunai, bukan aset.