[Flash Focus] : Kontrak Baru Turun, WIKA Masih Percaya Diri
-
Sepanjang 2024, $WIKA telah mengantongi kontrak baru sejumlah Rp20.7 triliun atau merosot sebanyak 28.8% secara tahunan.
Hal ini seiring kondisi bisnis industri yang masih sulit akibat penurunan tender proyek pada 2024, baik pemerintah, BUMN maupun swasta.
Mayoritas nilai kontrak baru mayoritas berasal dari sektor infrastruktur dan gedung dengan kontribusi mencapai 42%.
Selanjutnya, sektor industri memiliki porsi 32% serta sektor engineering, procurement, construction, and commissioning (EPCC) 20%, dan sektor properti 6%.
Meski demikian, saham $WIKA masih menguat 3.55% ke Rp204/saham.