$HKMU Dalam keterangan HKMU di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa 8 februari, HKMU kehilangan pengendali karena tidak ada lagi pihak yang memegang saham di atas 5 persen. PT Hyamn Sukses Abadi (HSA) tercatat hanya mempunyai 3,05 persen saham setara dengan 98,36 juta lembar.