[Flash Focus] : TINS Terjegal Harga Timah Yang Ambruk
-
Pasca komoditas timah dunia anjlok lebih dari 3% pada perdagangan sebelumnya, saham $TINS turut tertekan 3.6% ke posisi Rp1,320/saham di paruh 1 perdagangan Kamis (14/11).
Bahan tambang berwarna perak ini tersentil sentimen dari China akibat adanya kekhawatiran pasokan.
Rendahnya aktivitas di tambang timah utama di wilayah Wa, Myanmar membuat ketersediaan bijih timah yang bisa dilebur di China menipis.
Meskipun ada ketegangan politik di Myanmar, pelaku pasar berharap adanya pemulihan produksi timah hingga akhir tahun 2024.