Financial Information & Market Access Forum - 1719032273655
-
Kelebihan saham dividen bukan cuma dapat dividennya aja, tapi bisa kasih guideline ke kita harga saham lagi mahal atau murah.
Alasannya, dividen menjadi pendorong demand beli ke sebuah saham. Jika dividen terus bertumbuh, harga saham bisa lanjut naik, tapi jika dividen turun harga saham juga ikut turun karena dipengaruhi tingkat permintaan beli sebuah saham.
Soalnya, harga saham bergerak naik-turun sesuai dengan demand beli dan jual. Jika banyak yang mau beli ya terus naik, tapi kalau banyak yang mau jual ya turun.
Beberapa saham dividen menunjukkan tren tersebut ketika harga sahamnya turun sesuai dengan tingkat dividen yang turun (alias kinerja keuangan yang menurun). Beberapa contoh ada di $ACES $UNVR dan $ITMG
Dari divdien ini, kita bisa ukur juga harga bottom, kapan harga saham menarik dengan melihat prospek kinerja (bahkan dihitung dengan asumsi terburuk). Seperti dalam $BBRI , kenapa harga BBRI nggak bisa ke Rp2.000? karena kalau harga BBRI ke Rp2.000, tingkat dividen yield-nya bakal setara emiten coal.
Sebelum harga saham BBRI sampai ke Rp2.000, tingkat permintaan beli sudah kadung meningkat.
Ulasan semua itu bisa kamu baca di sini: https://www.mikirduit.com/kelebihan-saham-dividen-bisa-ukur-risk-reward-lebih-pasti/
$IHSG