• Categories
  • Recent
  • Tags
  • Popular
  • Users
  • Groups
Skins
  • Light
  • Cerulean
  • Cosmo
  • Flatly
  • Journal
  • Litera
  • Lumen
  • Lux
  • Materia
  • Minty
  • Morph
  • Pulse
  • Sandstone
  • Simplex
  • Sketchy
  • Spacelab
  • United
  • Yeti
  • Zephyr
  • Dark
  • Cyborg
  • Darkly
  • Quartz
  • Slate
  • Solar
  • Superhero
  • Vapor

  • Default (No Skin)
  • No Skin
Collapse

FIMA

Financial Information & Market Access Forum - 1707302439466

Scheduled Pinned Locked Moved General Forum
untrihsgitmgbjtmpowr
1 Posts 1 Posters 8 Views
    • Oldest to Newest
    • Newest to Oldest
    • Most Votes
Reply
  • Reply as topic
Log in to reply
This topic has been deleted. Only users with topic management privileges can see it.
  • ? Offline
    ? Offline
    A Former User
    wrote on last edited by
    #1

    Pelajaran dari investor saham dividen ini hingga bisa punya aset Rp159 miliar saat meninggal

    Buat yang langsung mau komen: buat apa punya aset banyak kalau ditinggal meninggal, mending baca cerita lengkapnya dulu di sini: https://www.mikirduit.com/kisah-investor-saham-dividen-bisa-cuan-hingga-rp-159-miliar/

    Dalam kisah sosok ini, ada pelajaran yang kita dapatkan.

    Ingat, dalam investasi saham ada dua jenis keuntungan.

    Pertama, keuntungan dari kenaikan harga

    Kedua, keunutngan dari pembagian dividen.

    Keuntungan yang pertama itu sifatnya adalah kenaikan nilai aset. Sebenarnya, angka lembar saham yang dimiliki mah sama, tapi nilai asetnya bertumbuh. Risikonya, jika harga saham turun, ya nilai aset juga turun.

    Keuntungan yang kedua itu sifatnya menambah aset. Karena, dari pembagian aset itu, kita mendapatkan cash tambahan yang bisa digunakan untuk investasi lagi. Sehingga bisa menambah jumlah lembar saham yang dimiliki. Di sini, aset naik karena bertambahnya modal.

    Risiko aset ini, mungkin di kemudian hari ada momen kita gak dapet dividen. Namun, dividen di masa lalu gak akan hilang karena sudah cair dalam bentuk tunai.

    Nah, investor ini cuma lulusan SMA, dia gak menggunakan strategi dollar cost averaging yang canggih dengan cicil beli dengan modal yang sama setiap bulan. Namun, dia menabung dulu uang tunai lalu all in dengan beli sebuah saham dan di hold dalam jangka super panjang.

    Nantinya, aset di saham itu akan ditambah jika dia mendapatkan dividen. Jadi, ada reinvestasi dari dividen dan itu dilakukan bertahun-tahun dari 1959 sampai 2015.

    Hasilnya, nilai asetnya tembus Rp159 miliar, padahal perkiraannya uang tabungan yang digunakan pertama kali untuk investasi saham itu cuma sekitar Rp200-an juta.

    Kamu mau coba cara investasi ini? tapi syaratnya harus sabar bener sih. Nggak bisa iri liat temen cuan di saham viral hehe...

    Random tag:
    $IHSG $BJTM $UNTR $ITMG $POWR

    1 Reply Last reply
    0

  • Login

  • Don't have an account? Register

  • Login or register to search.
  • First post
    Last post
0
  • Categories
  • Recent
  • Tags
  • Popular
  • Users
  • Groups
  • Login

  • Don't have an account? Register

  • Login or register to search.