BUMI-14/Oct/2022 07:35:16
-
$BUMI Jakarta, CNBC Indonesia - Keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menawarkan tambahan gas alam ke Uni Eropa pada periode musim gugur hingga musim dingin langsung membuat harga batu bara ambruk.
Pada perdagangan Kamis (13/10/2022), harga batu kontrak November di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 395 per ton. Harganya ambles 3,2% dibandingkan hari sebelumnya.
Pelemahan harga batu bara kemarin memutus tren positif pasir hitam yang sempat menguat pada dua hari perdagangan yakni Selasa dan Rabu pekan ini. Pelemahan hari ini juga membuat batu bara terlempar dari level psikologis US$ 400 per ton.
Dalam sepekan, harga batu bara melemah 2,7% secara point to point. Dalam sebulan, harga batu bara masih ambles 7,9% sementara dalam setahun masih melesat 54,9%.
Harga batu bara anjlok mengikuti pergerakan harga gas yang juga ambles. Harga gas alam EU Dutch TTF (EUR) kemarin ambles 4% ke 153,81 euro per megawatt jam (MWH).
Batu bara adalah sumber energi alternatif bagi gas sehingga pelemahan harga gas pun menyeret harga batu bara terjun ke bawah. Harga gas turun setelah Putin mengatakan Rusia siap mengirim tambahan gas alam ke Uni Eropa untuk menghangatkan musim gugur musim dingin.Â
Putin menjelaskan jika salah satu dari dua jalur pipa Nord Stream 2 aman dari kebocoran yang terjadi baru baru ini. Rusia bisa mengirim gas melalui jalur pipa yang aman tersebut. Negara Beruang Merah tersebut juga mengatakan bisa mengirim gas melalui pipa Nord Stream ke kawasan Laut Hitam atau membuat pasokan rute baru melalui Turki.