[Flash Focus] : BUMI Membara 4 Hari Beruntun
-
$BUMI mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk mengerek kuota produksi atas PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk tahun produksi hingga akhir tahun 2024.
Revisi ini menyusul adanya koreksi produksi atas wilayah tambang PT Arutmin Indonesia (Arutmin). Sepanjang tahun ini, perseroan membocorkan target panduan produksi sebesar 78-82 juta ton batu bara.
Pada awal perdagangan Selasa (15/10), saham $BUMI lanjut menguat nyaris 3% ke posisi Rp144/saham. Peningkatan ini sekaligus memperpanjang reli saham produsen batubara ini sepanjang 4 sesi perdagangan.
Jika dihitung dari perdagangan Kamis (10/10) lalu, saham kongsi Bakrie Grup dan Salim Grup ini telah terapresiasi 12.5%.