[Flash Focus] : Laba GIAA Berdarah-darah Meski Pendapatan Meningkat
-
Pasca rilis kinerja keuangan per Juni 2024, saham $GIAA masih berjuang di zona merah pada level Rp65/saham, setara penurunan 3%.
Pada periode tersebut, sebenarnya $GIAA berhasil menumbuhkan pendapatan sebesar 18.26% yoy menjadi Rp24.62 triliun.
Beban operasional dan beban pemeliharaan kompak membengkak menjadi masing-masing USD839.12 juta dan USD257.57 juta.
Hal ini membuat rugi bersih perseroan membesar 45.2% yoy menjadi Rp1.54 triliun, meskipun secara kuartalan rugi bersih perseroan berkurang 79%, dari 1Q24 sebesar Rp1.37 triliun menjadi Rp289.46 miliar pada 2Q24.