Financial Information & Market Access Forum - 1724387908889
-
Jadi, semalam kepikiran bahas saham $BBKP yang kembali melejit. Manajemen Kookmin bank di Korea pada semangat beli karena katanya optimistis dengan prospek pemulihannya. Dirut BBKP optimis tahun depan udah kembali laba, di tahun ini NPL bisa ke 5%. Tapi, apakah mungkin?
Bicara mungkin gak mungkin, kita bisa belajar dari $BNLI pada 2016. Kala itu, bank tersebut tiba2 mengalami rugi Rp6 triliun karena NPL melonjak hingga 8%. Penyakitnya sudah mulai terasa sejak 2015 saat laba bersihnya susut.
Dengan kondisi separah itu, BNLI bisa kembali pulih di 2017. Bahkan, laba bersinya kembali tembus Rp1 triliun pada 2019. Kenapa bisa begitu? karena langkah cepat merespons kondisi sulit.
Saat kinerja berjalan kuartal II/2016, BNLI langsung right issue untuk menjaga permodalan. Berbagai langkah diupayakan (yang sebenarnya standar sih, tapi karena gercep jadi bisa lebih diantisipasi). Holder pengendalinya saat itu $ASII dan Standard Chartered juga komit bantu suntik modal.
Nah, bedanya, BBKP pas masih gejala malah tetep bagi dividen dengan yield 6-7% pada 2016-2017. Akhirnya pas mulai sakit butuh modal di 2018 baru suntik, sampai akhirnya kena badai covid-19 makin sakit deh.
Baca ulasan lengkapnya di sini: https://www.mikirduit.com/jejak-bbkp-yang-sakitnya-tidak-kunjung-sembuh/
-
iyaps gercep dulu ASII sama standchart langsung suntik modal, $BBKP Bosowa gak mau suntik meski udah batuk2 di 2016-2017 mana pas dioper ke Kookmin ada drama lagi
-
bnli sekarang udah normal bang sakit nya, kalo bbkp ini sepertinya butuh right issue permodalan