Financial Information & Market Access Forum - 1722578567285
-
Saham rokok masih layak investasi?
Saham rokok dapat musibah lagi. Setelah cukai naik terus rata-rata sekitar 10% sejak 2014 sampai 2024 (cuma di 2019 aja absennya). Kini penjualan rokok dibatasi.
Jujur, saya sebagai anti rokok senang sih, apalagi dengan ketentuan gak boleh jualan di dekat area sekolah. Tapi, bagi holder $GGRM dan $HMSP jelas gak senang dong.
Kalau dilihat ada 3 fase untuk menekan growth bisnis industri rokok:
#1 fase gambar peringatan berbahaya 40% dari kemasan terjadi pada Juni 2014: efeknya gak ada sih hehe
#2 fase kenaikan cukai berturut-turut 2014-2024 (kecuali 2019) rata-rata 10% per tahun. Sebenarnya yang 2019 bisa dihitung termasuk kalau liat 2020 naiknya gede banget hehe. Efeknya, saham rokok gede mulai oleng. $WIIM naik (tapi naiknya karena faktor lain sih hehe)
#3 fase pembatasan penjualan yang terjadi saat ini. Efeknya: lagi diprotes. Asosiasi menuding ASING terlibatlah. Hehe.... lagi drama lah fase ini.
Tapi kan saham rokok masih bagi dividen dangan yield lumayan?
Namun, kami tetap menilai saham rokok tidak menarik dengan alasan saham ini terdisrupsi regulasi pemerintah. Susah mau cari growth kecuali diversifikasi ke bisnis lain.
Untuk masalah dividen saham rokok, kami ulas di sini kenapa tetap tidak jadi opsi investasi yang menarik: https://www.mikirduit.com/nasib-saham-rokok-setelah-penjualannya-dibatasi-masih-layak-untuk-investasi/
$ITIC $SCMA
-
asoy