• Categories
  • Recent
  • Tags
  • Popular
  • Users
  • Groups
Skins
  • Light
  • Cerulean
  • Cosmo
  • Flatly
  • Journal
  • Litera
  • Lumen
  • Lux
  • Materia
  • Minty
  • Morph
  • Pulse
  • Sandstone
  • Simplex
  • Sketchy
  • Spacelab
  • United
  • Yeti
  • Zephyr
  • Dark
  • Cyborg
  • Darkly
  • Quartz
  • Slate
  • Solar
  • Superhero
  • Vapor

  • Default (No Skin)
  • No Skin
Collapse

FIMA

Financial Information & Market Access Forum - 1721630844306

Scheduled Pinned Locked Moved General Forum
untraaliimasbnliasii
1 Posts 1 Posters 0 Views
    • Oldest to Newest
    • Newest to Oldest
    • Most Votes
Reply
  • Reply as topic
Log in to reply
This topic has been deleted. Only users with topic management privileges can see it.
  • ? Offline
    ? Offline
    A Former User
    wrote on last edited by
    #1

    Siapa yang udah ke GIIAS? kalau dari news katanya BYD udah laku ratusan unit dari pameran ya? tanda saham $ASII bakal melempem nih?

    Jawaban ane masih tetap sama, BYD hanya part of sentimen kecil bagi ASII. Toh, BYD butuh laku minimal 20.000=an unit untuk mulai ganggu market share ASII dan $IMAS

    Untuk BYD kenapa rame? ya biasanya pada mau coba-coba juga, yang ada cashflow lumayan dan hobi pasti penasaran beli. Tapi bakal dijadikan kendaraan utama? ya belum tentu.

    Biasanya sih ya kalau ane beli mobil pasti mikirnya gimana after sale dan untuk kendaraan listrik (bagi ane), saat ini mikirin kalau udah 5 taun baterainya melempem gimana, karena mayoritas cost mobil listrik di baterai.

    BYD masuk ke hybrid bakal ancam ASII dan IMAS (yang taun lalu moncer jualan Ertiga Hybridnya)? jawabannya ya belum tentu juga hehe.

    Problem ASII itu ada banyak

    • Bisnis $UNTR lagi normalisasi dan hasil ekspansinya emang belum terlihat
    • Bisnis otomotifnya masih menghadapi demand yang stagnan hampir lebih dari 1 dekade cuma di 1 juta unit per tahun (ini juga jadi tantangan pemain baru yang masuk ke Indo), dia bukan menciptakan market baru, tapi ya rebutan market yang udah ada aja. Jadi risknya tinggi dan banyak pemain baru gak bertahan lama.
    • Bisnis $AALI juga lagi di siklus yang kurang oke, meski kinerja tahun ini bisa lebih baik karena cost-nya lebih efisien.

    Tapi kan invest di ASII 10 tahun rugi? ya kamu bisa rugi kalau belinya di Rp6.000 - Rp7.000-an per saham. But, sekarang momentumnya ada di Rp4.000-an per saham dengan hasil ekspansi yang belum terlihat (karena masih butuh waktu) serta posisi suku bunga tinggi.

    Selama 10 tahun kenapa ASII tertekan? karena bisnisnya terdiversifikasi dan dalam 10 tahun terakhir banyak dinamika bisnis yang telah terjadi.

    1. 2014-2016 (harga komoditas rendah banget, harga coal di 50 USD, ini zaman susah banget buat komoditas, ekonomi Indo aja goyang)
    2. 2017-2018 (drama NPL $BNLI yang meroket gede banget (waktu itu BNLI masih bagian ASII sebelum dijual pada 2020)
    3. Pandemi Covid
    4. Normalisasi Komoditas dan era suku bunga tinggi

    Jadi gimana prospek ASII? baca selengkapnya di sini: https://www.mikirduit.com/byd-bersinar-di-giias-begini-nasib-saham-asii-ke-depannya/

    1 Reply Last reply
    0

  • Login

  • Don't have an account? Register

  • Login or register to search.
  • First post
    Last post
0
  • Categories
  • Recent
  • Tags
  • Popular
  • Users
  • Groups
  • Login

  • Don't have an account? Register

  • Login or register to search.