[Flash Focus] : Ini Penyebab Saham TINS Melonjak
-
Dengan potensi cadangan dan sumber daya yang dimiliki, Indonesia berpeluang besar menjadi pemain utama industri timah global. Untuk itu, Indonesia perlu meningkatkan produksi timah untuk memenuhi permintaan pasar global.
Penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk timah akan ditingkatkan untuk memastikan proses monitoring terhadap produksi dan perizinan dapat berjalan lebih optimal.
Disisi lain, harga komoditas timah untuk kontrak tiga bulan yang berakhir Rabu (19/6) sudah menyentuh angka USD32,350 per ton. Volume perdagangan produk timah meningkat 27.24% dari awal tahun dan turun 0.29% year-on-year.
Menanggapi kabar ini, saham $TINS menguat 3.14% ke Rp820/saham.